Li Claudia Chandra (lahir 24 Mei 1972) merupakan sosok perempuan yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam, Kepulauan Riau, sekaligus Wakil Kepala Badan Pengusahaan Batam untuk periode 2025–2030. Ia mendampingi Wali Kota Amsakar Achmad dalam memimpin salah satu kawasan industri strategis di Indonesia.
Menariknya, perjalanan politik Li Claudia tidak dimulai dari jalur birokrasi atau elite politik, melainkan dari dunia usaha—sebuah jalur yang tidak selalu ramah bagi perempuan.
Akar Pendidikan dari Daerah
Li Claudia mengawali pendidikan di daerah, tepatnya di Dabo, Singkep. Ia bersekolah di SD Negeri 4 Dabo (1979–1985), lalu melanjutkan ke SMP Negeri 1 Dabo (1985–1988), dan SMA Negeri 1 Dabo (1988–1991).
Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia melanjutkan studi ke Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara dan meraih gelar Diploma III pada tahun 1996. Latar belakang ekonomi ini menjadi fondasi penting dalam perjalanan bisnis dan kepemimpinannya.
Dunia Usaha: Titik Awal Kemandirian
Sejak masih kuliah, Li Claudia sudah menunjukkan kemandirian dengan terjun ke dunia usaha. Ia mendirikan berbagai bisnis, mulai dari waralaba makanan hingga usaha kuliner lokal.
Beberapa bisnis yang pernah ia bangun antara lain Sarpino’s Pizza (2005), Kedai Kopi Papa Ong (2011), dan Tasconi’s Pizza (2012). Pengalaman ini tidak hanya membentuk jiwa kewirausahaan, tetapi juga memperkuat daya tahan dan kepemimpinan—dua hal yang kerap menjadi tantangan bagi perempuan di dunia kerja.
Masuk Politik: Jalan Terjal Perempuan
Pada tahun 2012, Li Claudia memutuskan masuk ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Gerindra. Langkah ini bukan tanpa tantangan. Ia sempat mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Tangerang Raya pada Pemilu 2014, namun belum berhasil.
Tahun 2015, ia kembali mencoba peruntungan politik dengan maju sebagai calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan. Lagi-lagi, hasilnya belum berpihak.
Namun, seperti banyak perempuan yang berjuang di ruang publik, kegagalan tidak menghentikan langkahnya.
Kepemimpinan dan Pembuktian
Titik balik datang pada tahun 2017 ketika Li Claudia dipercaya menjadi Ketua DPC Partai Gerindra Kota Tangerang Selatan. Di bawah kepemimpinannya, partai tersebut berhasil meraih 8 kursi di DPRD Kota Tangerang Selatan pada Pemilu 2019.
Capaian ini mengantarkannya menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan periode 2019–2024—sebuah posisi strategis yang menunjukkan bahwa perempuan mampu memimpin dan bersaing di ruang politik yang selama ini didominasi laki-laki.
Dari Tangsel ke Batam: Representasi Perempuan di Pusat Industri
Kini, sebagai Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia berada di jantung kawasan industri nasional. Perannya tidak hanya administratif, tetapi juga strategis dalam menentukan arah kebijakan ekonomi dan ketenagakerjaan.
Kehadirannya menjadi penting, terutama dalam memastikan perspektif perempuan masuk dalam kebijakan publik—mulai dari isu pekerja perempuan, perlindungan tenaga kerja, hingga akses ekonomi yang lebih adil.
Perjalanan Li Claudia Chandra menunjukkan bahwa jalan perempuan menuju kekuasaan tidak selalu mulus. Namun, dengan ketekunan, pengalaman, dan keberanian menembus batas, perempuan tidak hanya bisa hadir—tetapi juga memimpin.






